Have an account?

Kamis, 18 Februari 2010

doa nurbuwat

Salah satu Doa yang memiliki banyak khasiat diturunkan Allah adalah Do’a Nurbuat (Nurul Nurbuwah), syarat utama mengamalkannya agar mutazab dengan berlaku ihklas. Menurut Riwayat, bahwa Rasulullah usai melaksanakan Sholat Subuh bersama para sahabat duduk di masjid. Kemudian datanglah malaikat Jibril seraya berkata: “Aku diutus oleh Allah membawa Do’a Nurbuat untuk diserahkan kepadamu (Rasulullah).”



“Bismillaahir rohmaanir rohiim. Allahumma dhisshulthanil adziim. Wa dzil mannil qadim wa dzil wajhil kariim wa waliyyil kalimaatit tammaati wad da’awaati mustajaabati ‘aaqilil hasani wal husaini min anfusil haqqi ‘ainil qudrati wannaazhirinna wa ‘ainil insi wal jinni wa in yakadul ladzinna kafaruu la yuzliquunaka bi-abshaarihim lamma sami’udz dzikra wa yaquuluuna innahu lamajnuun wa maa huwa illa dzikrul lil ‘aalamiin wa mustajaabu luqmanil hakiimi wa waritsa sulaimaanu daawuda ‘alaihis salaamu al waduudu dzul ‘arsyil majiid thawwil ‘umrii wa shahhih ajsadii waqdli haajatii waktsir amwaalii wa aulaadii wa habbib linnaasi ajma’in. Watabaa ‘adil ‘adaa wata kullahaa min banii aadama ‘alaihis salaamu man kaana hayya wa yahiqqal baathilu innal baathila kaana zahuuqaa. Wa nunazzilu minal qur’aani maa huwa syifaa-uw wa rahmatul lil mu’miniina. Subhaana rabbika rabbil ‘izzati ‘ammmaa yashifuuna wa salaamun ‘alal murshaliina wal hamdu lillahi rabbil ‘aalamiin.”

TERJEMAHAN MELAYU

“Ya Allah, Zat Yang memiliki kekuasaan yang agung, yang memiliki anugerah yang terdahulu, memiliki wajah yang mulia, menguasai kalimat-kalimat yang sempurna, dan doa-doa yang mustajab, penanggung Hasan dan Husain dari jiwa-jiwa yang haq, dari pandangan mata yang memandang, dari pandangan mata manusia dan jin. Dan sesungguhnya orang-orang kafir benar-benar akan menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, ketika mereka mendengar Al-Quran dan mereka berkata: “Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang yang gila, dan Tiadalah itu semua melainkan sebagai peringatan bagi seluruh alam. Allah yang mengabulkan do’a luqmanul hakim dan mewariskan sulaiman bin daud a.s. Allah adalah Zat Yang Maha Pengasih lagi memiliki singgasana yang Mulia, panjangkanlah umurku, sehatlah jasad tubuhku , kabulkan hajatku, perbanyakkanlah harta bendaku dan anakku, cintakanlah semua manusia dan jauhkanlah permusuhan dari anak cucu Nabi Adam a.s., orang-orang yang masih hidup dan semoga tetap ancaman siksa bagi orang-orang kafir. Dan katakanlah : “Yang haq telah datang dan yang batil telah musnah, sesungguhnya perkara yang batil itu pasti musnah”. Dan Kami turunkan dari Al-Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman, dan Al-Quran tidak akan menambah kepada orang-orang yang berbuat aniaya melainkan hanya kerugian. Maha Suci Allah Tuhanmu Tuhan Yang Maha Mulia dari sifat-sifat yang di berikan oleh orang-orang kafir. Dan semoga keselamatan bagi para Rasul. Dan segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam.”

Selain daripada doa nurun nubuwwah ia juga di kenali sebagai; doa nurbuwat atau doa nurbuat juga doa nurbuah dan doa nurbuwah, bergantung pada loghat mengikut suku kaum baik di Malaysia maupun di Indonesia. Doa Nurun Nubuwwah di katakan memiliki khasiat yang banyak sekali dan sangat menakjubkan terhadap siapa yang suka membaca dan mengamalkannya dengan ikhlas hati benar-benar kerana Allah. Dan di antara khasiat –khasiatnya adalah seperti berikut;

Khasiat yang terkandung dalam doa Nurbuat antara lain:

• Hajat dapat terkabul, jika dibaca sesudah sholat fardlu secara rutin.

• Dapat bertemu dengan Jin, bisa merubah rupa .

• Dapat menyembuhkan hewan yang cacad bila dibacakan pada hewan tersebut.

• Dapat diampuni dosa kita, jika dibaca ketika matahari terbenam.

• Dapat disayangi oleh musuh, jika dibaca ketika hendak keluar rumah.

• Dapat menjadi penjaga rumah dari gangguan jin, sihir, santet dan bahaya lainnya, jika ditulis lalu disimpan di dalam rumah.

• Dapat menyelamatkan serangan hama, jika ditulis lalu diletakkan pada tanaman.

• Dapat mengusir jin dari tempat-tempat angker, jika ditulis dan diletakkan di tempat tersebut.

• Dapat kesejahteraan dunia akhirta jika dibaca setiap hari secara rutin.

• Dapat menjauhkan dari kekufuran dan perbuatan maksiat jika dibaca 50 kali setiap malam Jum’at.

• Dapat memperlihatkan hal-hal yang indah, jika dibaca 100 kali pada malam Sabtu.

• Dapat menawarkan air laut, jika dibaca lalu ditiupkan pada air laut tersebut.

• Dapat awet muda jika dibaca setiap malam Minggu

• Dapat keselamatan hidup jika dibaca setiap malam Senin.

• Dapat menguatkan tubuh jika dibaca setiap malam Selasa.

• Dapat menguatkan gigi jika dibaca setiap malam Rabu.

• Dapat menjadikan wajah tampak lebih tampan/cantik jika dibaca setiap malam Kamis.

• Dapat menjinakkan binatang buas jika dibaca pada telinga binatang tersebut.

• Dapat bertemu Nabi Muhammad dalam mimpi jika dibaca 100 kali sebelum tidur.

• Dapat menyembuhkan segala macam penyakit jika dibacakan pada minyak kelapa lalu dioleskan pada bagian yang sakit tersebut.

• Dapat dikasihi oleh penguasa, pejabat jika dibaca setiap hari.

• Dapat berjalan jauh, jika dibacakan pada daun sirih yang bertemu ruasnya lalu diioleskan keseluruh tubuh dan kedua kaki.

• Dapat bertemu dengan raja jin jika dibaca pada tengah malam dalam keadaan suci.

• Dapat keselamatan dari pertempuran jika dibaca ketika akan berangkat bertempur.

• Dapat diterima lamaranya jika dibaca ditempat sunyi setelah siangnya berpuasa.

• Dapat memudahkan kelahiran jika dibacakan pada segelas air lalu diminumkan pada Ibu yang akan melahirkan tersebut.

• Dapat menyembuhkan sakit pada mata jika dibaca lalu ditiupkan pada mata yang sakit.

• Dapat menyembuhkan gigitan binatang berbisa jika dibaca lalu ditiupkan pada gigitan tersebut.

• Dapat kemuliaan di lingkungan masyarakat jika dibaca secara rutin setiap hari.

• Dapat melenyapkan permusuhan jika dibaca sebanyak-banyaknya

* Masih banyak khasiat yang terkandung dari Do’a Nurbuat

CARANYA:

Bertemu para nabi.
Rasulullah SAW bersabda: ”Barang siapa yang ingin bertemu dengan para Nabi, maka bacalah doa Nurun Nubuwwah sebanyak seratus kali, kemudian tidur, Insya- Allah akan mimpi bertemu dengan para Nabi, di samping itu siapa pun yang melihatnya akan menaruh kasih sayang, dan hendaknya tidak terhenti dalam mewiridkan doa Nurun Nubuwwah ini hingga sampai anak cucu.

Pelindung dari Sihir.
Di riwayatkan , bahawa Rasulullah SAW bersabda setelah solat Subuh ketika duduk-duduk bersama para sahabat di Masjidil Haram, tiba-tiba datanglah Malaikat Jibrail a.s. membawa doa Nurun Nubuwwah, seraya berkata : ”Wahai Rasulullah, aku telah di utus oleh Allah Subhanahu Wa Taala untuk menyampaikan doa ini kepadamu / Rasulullah”. Selanjutnya beliau bersabda :”Doa Nurun Nubuwwah ini banyak sekali faedahnya bila di baca dan diamalkan. Dan apabila tidak dapat membaca atau tidak hafal, maka cukuplah ditulis, kemudian tulisan tersebut disimpan dalam rumah, maka Allah akan senantiasa memberikan perlindungan kepada penghuni rumah itu dari sihir / tenung atau penyakit.

Hajat Tercapai.
Barangsiapa yang membaca dan mengamalkan doa ini secara istiqamah pada setiap selesai solat sekurang-kurangnya sekali, maka Insya Allah apa pun hajatnya akan segera terlaksana.
Jika ada ratu/raja yang ingin menjadi pendeta (orang yang banyak ilmu) maka dengan berkat doa ini Insya-Allah akan berhasil.
Demikian juga jika ada pendeta yang ingin menjadi Wali Allah, maka dengan berkat doa ini Insya-Allah akan berhasil.

Dimuliakan orang
Rasulullah SAW bersabda , ”Jika kamu ingin dimuliakan oleh orang lain, maka bacalah Doa Nurun Nubuwwah.”

Pengasih
Bilamana anda ingin mendekati raja / menteri atau orang yang berpangkat atau berkumpul dengan orang banyak maka bacalah doa ini pada tiap hari sekurang-kurangnya sekali, Insya-Allah semua orang yang anda dekati itu akan menaruh kasih sayang.


Melamar wanita.
Bilamana anda ingin melamar seorang wanita, maka berpuasalah sehari dan malamnya jangan tidur, kemudian bacalah doa ini terus menerus di tempat yang sunyi, Insya-Allah lamaran anda di terima.

Pengaman bagi orang bertengkar
Bilamana ada orang yang bertengkar, sedang anda ingin melerainya maka bacalah doa ini, Insya-Allah orang yang bertengkar itu akan berhenti dan akhirnya saling memaafkan.


Musuh menjadi takut
Bilamana anda pergi berperang (fisabilillah), bacalah doa ini, Insya-Allah tidak di kejar musuh, bahkan musuh akan lari tunggang langgang ketika bertemu dengan anda.

Harta dunia.
Bilamana anda ingin harta dunia, maka bacalah doa ini pada kunir (kunyit putih / temu) kemudian tanamlah di tanah, Insya-Allah akan jadi emas, tapi jangan berbicara atau beritahu orang lain.

Kuat berjalan
Bilamana anda ingin kuat berjalan, bacalah doa tersebut pada daun sirih yang bertemu ruasnya, kemudian sapukanlah mulai dari kepala hingga kaki, Insya-Allah anda akan kuat berjalan walau sejauh perjalanan yang anda tempuh itu.

Penyelamat dari gangguan makhluk halus.
Bilamana doa Nurun Nubuwwah ini ditulis pada kertas lalu tulisan tersebut di letakkan pada tanaman, Insya-Allah tanaman tersebut akan selamat dari hama, apabila di letakkan pada tempat-tempat yang menakutkan atau pada tempat-tempat yang ditempati syaitan atau iblis, jin atau hantu dan segala macam jenis makhluk halus, maka dalam waktu singkat mereka akan berpindah tanpa kembali lagi.


Mengubat dari kerasukan.
Bilamana ada orang di rasuk hantu, syaitan dan jin, atau gila, maka cara mengubatinya adalah bacakan kepada minyak kemudian sapukan ke badannya..


Raja Jin.
Bilamana anda ingin mendatangkan raja jin, maka bacalah doa ini sebanyak seratus kali dalam keadaan tidak berhadas (suci), baik suci badan dan tempat, kemudian masuk di tempat yang sepi pada malam Jumaat. Insya-Allah anda akan dijumpai oleh si raja jin itu.


Menjumpai Jin.
Suatu keajaiban yang luar biasa bilamana ada jin yang ingin menyerupai manusia, maka jadi lah ia manusia lantaran berkah-Nya doa Nurun Nubuwwah ini, begitu pun manusia jika ingin menjumpai jin, maka ia mengamalkan doa tersebut.

Penyembuh Kesakitan.
Bilamana ada orang sakit, maka bacalah doa ini pada minyak (minyak kelapa / sawit wijen), kemudian sapukan pada tempat yang sakit, Insya-Allah akan lekas sembuh.

Penawar gigitan ular
Bilamana ada orang digigit ular, atau kena sengatan binatang berbisa, atau kena racun dan penyakit lain, maka bacakanlah doa tersebut pada tempat yang terkena gigitan atau sengatan itu, Insya’ Allah akan lekas sembuh.

Sakit mata
Bilamana ada orang sakit mata, maka bacalah doa ini lalu tiupkan pada mata yang sakit itu. Insya-Allah akan lekas sembuh.


Sulit bersalin.
Bilamana ada wanita bersalin yang sulit, maka bacalah doa ini pada pinggang atau mangkuk putih yang berisi air, kemudian airnya diminumkan, Insya-Allah bayinya akan segera keluar tanpa kesulitan yang di derita oleh sang ibu.

Turun hujan.
Bilamana akan turun hujan dalam suatu perjalanan, agar anda tidak kehujanan, maka bacalah doa tersebut, Insya-Allah tidak jadi turun hujan.

Binatang cacat
Jika ada binatang yang cacat dengan dibacakannya akan menjadi sempurnalah binatang tersebut

Mengelakkan serang hama pada tanaman
Jika dipasang/diletakan pada tanaman, Insya-Allah selamat dari segala hama

Air masin menjadi tawar
Bilamana anda pergi belayar naik perahu, kemudian di situ anda kehabisan air minum, maka bacalah doa ini pada air laut, Insya-Allah air laut yang semula jadi masin itu berubah menjadi tawar dan boleh anda minum.

Penyelamat seksa neraka.
Bilamana doa ini di baca setiap hari, maka akan selamat dari seksa neraka, selamat dunia akhirat dan terhindar dari godaan syaitan.

Di baca pada malam Sabtu Ingin mimpi yang indah.
Bilamana anda ingin mimpi yang indah, maka bacalah doa ini pada malam Sabtu, sebanyak seratus kali, Insya Allah akan tercapai.

Di baca pada malam Ahad Awet Muda
Bilamana anda baca pada malam Minggu, maka anda boleh awet muda walau usia sudah lanjut.

Di baca pada malam Isnin Memberi keselamatan.
Bilamana anda baca pada malam Isnin, maka Allah akan memberikan keselamatan kepada anda, dijauhkan dari malapetaka.

Di baca pada malam Selasa -Menjadi kuat
Bilamana anda baca pada malam Selasa, maka anda akan menjadi kuat, serta terjauh dari penyakit.

Di baca pada malam Rabu Gigitan yang kuat
Bilamana anda baca pada malam Rabu, maka gigi anda akan menjadi kuat, serta terjauh dari penyakit.

Di baca pada malam Khamis Penyeri wajah.
Bilamana anda baca pada malam Khamis, maka wajah anda bertambah elok sehingga banyak wanita yang terpikat.

Di baca pada malam Jumaat Binatang menjadi patuh.
Bilamana anda baca pada malam Jumaat, maka semua binatang yang buas akan menjadi patuh terhadap anda. Jika doa ini di baca sebanyak 50 kali, insya-Allah akan terhindar daripada Kufur, Bidaah dan dijauhkan dari pekerjaan yang keji.


Dibaca ketika matahari hendak terbenam- diampuni dosa
Jika di baca ketika matahari hendak terbenam, maka Allah akan mengampuni segala dosanya.

amalan bertemu jin

Apabila anda ingin mengundang PUTRI RAJA JIN bernama “SYAMSUL QIRMID” yakni salah satu makhluk dari 7 (tujuh)Raja Jin maka diperlukan keteguhan, keberanian juga ke ikhlasan agar prosesi yang akan dijalani dapat berjalan lancar dan keberhasilan.

Caranya, Tinggallah selama 12 hari ditempat yang sepi jauh dari hiruk pikuk manusia sehari-hari. Kemudian janganlah memakan makanan apapun selain makanan yang terbuat dari terigu. Mandinya pun sehari boleh hanya sekali.

Dalam 12 hari menyendiri itu lakukanlah puasa seperti bulan ramadhan, tetapi selain minum hanya pakai air putih tanpa rasa, buka juga sahur dan makan dimalam hari hanya mengkonsumsi bahan dari terigu.

Pada malam terakhir akan banyak sekali godaan muncul seperti seekor ular yang besar sekali kemudian melingkari dileher anda.Jika godaan ini tidak menggoyahkan anda membaca ilmu maka maka akan hilang sendiri, berikutnya akan muncul beberapa putri jin. Semua putri memakai pakaian transfaran kelihatan kemolekan tubuh dan kehalusan kulitnya karena bahan terbuat dari sutra berwarna merah berhiaskan permata yaqut.

Mereka membawa jambar yang berisi penuh emas dan perak,mereka menawarkan atau memberikan semua perhiasan pada anda. Jangan sekalipun diperhatikan agar tidak gagal, karena lama kelamaan mereka akan menghilang dari sekitar anda.

Kemudian muncullah seorang wanita cantik, seksi, kulit berwarna putih mulus, jalannya melenggak lenggok menggoda birahi. Gelang emas yang melingkar ditangannya, warna warni gelang kaki terbuat dari zabarjad dihiasi yaqut, didampingi dayang dayang berwajah cantik semua memberikan seulas senyum birahi. Wanita tersebut adalah sesosok Putri raja jin dari salah satu makhluk tujuh raja jin.

Putri raja jin lalu memberi salam pada anda dengan suara yang merdu memikat hati dan memohon pada anda untuk bersetubuh dan mengkimpoiinya.

Peringatan!!! kalau anda mau bersetubuh dan mengkahwininya maka hilanglah kesempatan anda untuk kimpoi dengan bangsa manusia.Kemudian rusaklah amal ibadah anda. Bila telah beristri maka anda tidak dapat berkumpul kembali dengan anak istri.

Gantilah permintaanya dengan permintaan anda “agar Putri raja jin membantu anda mengatasi segala permasalahan selama ada hayat di alam dunia”.

Inilah rupa ilmu mengundang rputri raja jin,
Amalkan ilmu berikut sebanyak 70 x sambil membakar kemenyan arab:

“AQSAMTU BILQOSAMISSUR YAANII ‘ALAA MALIIHATIL QODDI WALMANDHORI DZAATIL HASANI WALJAMAALILLATI ASBALAT SA’RUDALLALIHA SITRO DZAA TIHAA WA IDZAANTASAMAT KHORAJA MINFIIHAA ‘AMUU DUN KANNUURI AQBILII LIMAHABBATII WA HKIDMATII AYYATUHAL FAADHILATUTHTHOO IROTU AYNA SHOWAA HIBUKA KAMAYMUUNTA WAYAQUUTATA WAROWBALATA WA FAA THIMATASSAHABIYYATI WARUQYATA BINTIL AHMARI WAYAALAW SYATA BINTI SAMROD YAALIN AQBILUU YAABANAATI MULUUKILJINNI SAM’AATHIN WADANHIIWIN WAYAR’UUTSIN ANYANUUNIN MAZJALIN TARQOBIN IF’ALUUMAATU’ MARUUN.

Amalan Bertemu Dengan JIN

Alam dan makhluk ciptaan Allah SWT ini terdapat dua golongan besar yaitu alam nyata dan alam ghaib. Makhluk alam nyata meliput diantaranya, manusia, angin, air, tumbuh-­tumbuhan, hewan, ternak dan sebagainya. Sedangkan makhluk alam ghaib meliput diantaranya malaikat, jin, syurga, neraka, roh dan lainnya. Malaikat dan jin diciptakan dari zat yang tidak padat, malaikat diciptakan dari cahaya, sedangkan jin diciptakan dari api. Lain hainya dengan manusia yang diciptakan dari zat (materi) yang padat (tanah liat). Seperti sabda Nabi berikut ini, yang artinya "Malaikat diciptakan Allah dari cahaya, Jaan (bapak jin) diciptakan dari api, dan Adam As. diciptakan dari apa yang telah dijelaskan pada kita (tanah liat).

Karena Jin termasuk dalam golongan makhluk halus, maka jin tidak dapat disentuh oleh panca indera manusia dan jin telah diberikan satu kelebihan yang sangat luar biasa oleh Allah SWT. Hingga dia dapat berjalan ribuan kilo meter dengan waktu beberapa detik dan juga dapat menjelma sebagai manusia, atau sebagai hewan dan apa saja. Ke­simpulannya dia memiliki suatu kelebihan (kemampuan) yang tidak dimiliki oleh manusia. Bahkan dengan adanya kelebihan yang dimiliki oleh Jin ini, sering dimanfaatkan oleh golongan orang pintar (paranormal).



Antara malaikat, jin dan manusia mempunyai perbandingan yang terdiri dari sepuluh bagian, dimana sembilan bagian adalah bagian malaikat dan satu bagian lagi adalah manusia. Berarti manusia adalah bagian terkecil diantara malaikat dan jin. Jadi bisa kita bayangkan betapa banyaknya malaikat dan jin, seandainya saja manusia dapat melihat bangsa jin dengan mata biasa, seolah-olah tidak ada tempat bagi manusia dikarenakan begitu banyaknya bangsa jin. Jin juga hidup bersama kita di atas bumi ini, sesungguhnya mereka ini begitu dekat dengan kita, mereka hidup dimana saja baik itu di udara, air, laut dan dalam tanah bahkan ada yang hidup di angkasa.

Karena begitu banyak jin dan kemampuannya yang luar biasa itu, maka Allah menurunkan bala bantuan para malaikat, untuk menjaga para jin dari kesewenangannya yang sanggup membuat kerusakan di muka bumi ini.

Jenis-jenis Jin

Eh, ternyata jin itu bisa digolongkan menjadi tiga golongan, yaitu :

Pertama, yang tidak dapat dilihat oleh manusia. Jin ini ada yang jahat (buruk) juga ada yang baik (benar), ada yang taat dan beriman kepada Allah ada juga yang ingkar (kafir). Dengan demikian diantara mereka ada yang Islam dan ada yang kafir. Sebagaimana Firman Allah dalam surat Adz-Dzariyat (51) : 56 yang artinya : "Dan aku tidak menciptakan Jin dan Manusia melainkan supaya mereka me­nyembah-Ku”. Dan proses pengislaman itu bersamaan juga dengan proses pengislaman manusia.

Kedua adalah Ifrit yang juga termasuk dari golongan Jin bahkan ifrit ini memiliki suatu kemampuan dan rekayasa diluar manusia. Dia sungguh luar biasa dan begitu teramat canggih, sehingga dia dapat memindahkan singgasana (istana) dalam waktu sekejap. Seperti firman Allah dalam surat (An-Naml 39) yang berarti: "Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgasana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu, sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawa lagi dapat dipercaya, "

Dan yang ketiga yaitu Syaitan. Syaitan ini termasuk juga dalam golongan Jin hanya saja tabiat makhluk halus yang satu ini sungguh bertentangan dengan manusia dan agama. Dia begitu angkuh, sombong, dan fasik. Kerjaannya hanya menyesatkan manusia untuk di­masukkan kedalam golongannya yang kelak akan menghuni api neraka jahanam. Sebagimana telah di­terangkan oleh Allah dengan firman-­Nya dalam surat An-Nina (4) : 119-121.

Dari ketiga jenis golongan jin tersebut, maka kita dapat menarik kesimpulan bahwa, jin itu ada yang baik dan ada yang jahat. Sebagai makhluk ciptaan Allah, kita sebagai manusia sebenarnya dapat menjalin per­sahabatan dengan jin dan semua itu tergantung dari cara kita masing-­masing. Bahkan kita dapat juga meminta bantuan darinya dengan kelebihan dan kemampuan yang dimilikinya. Kalau cara yang kita lakukan untuk menjalin persahabatan dengan jin, dengan cara yang tidak sesuai dengan cara-cara Islam maka yang akan menjadi sahabat kita adalah bukan dari golongan Jin Muslim.

Tips bertemu dengan Jin

Oke, bro… sekarang kita masuk pada segmen penting yaitu cara-cara untuk dapat bertemu dengan jin. Namun sebelumnya dengerin dulu yuk kisah Asy-Syeh Shaleh Agi Abdullah bin Husein bin Mansur, menurut beliau ia menjalankan amalan dengan membaca surat AI-Jin sebanyak seribu kali. Ketika ia selesai membaca sampai seribu kali datanglah jin kepadanya yakni Raja Jin Mukmin. Raja Jin Mukmin ini adalah Raja dari seluruh raja jin yang mukmin. Terjadilah dialog.

"Apa yang anda inginkan dari saya?"

Lalu Asy-Syeh Sholeh Agi Abdullah bin Husein bin Mansur menjawab:

"Saya menginginkan agar kiranya anda sudi memberikan saya uang 10.000 dinar uang emas (sepuluh ribu dinar uang emas)."

Lalu raja Jin tersebut berpaling ke arah belakang kepada pengawalnya sambil memberikan isyarat, tak lama kemudian raja jin tersebut menyerahkan uang sepuluh ribu dinar uang emas kepada Asy-Syeh Sholeh Agi Abdullah bin Husein bin Mansur.

Nah, sekarang apakah Anda yakin ingin mengikuti jejak Asy-Syeh Sholeh Agi Abdullah bin Husein bin Mansur? Anda bisa koq melakoninya, dan hanya perlu beberapa syarat maka Anda sudah bisa berdialog denga jin. Caranya ?

(1) Menyediakan tempat atau ruangan khusus yang tidak ada gangguan di sekitarnya (jangan ada orang lain, jangan ada suasana yang bising, jangan ada penerangan yang berlebihan), (jangan di tempat dugem, bro.. wah ente malah bisa kerasukan lho…)

(2) Bacalah surat AI-Jin sebanyak seribu kali selama tiga hari,

(3) Usahakan agar selesai membacanya pada malam Jum'at (sepertiga malam), (4) Berarti anda harus memulainya pada hari Selasa, Rabu, Kamis;

5) Sucikan diri, niat, dan hati serta pikiran anda.

Apabila telah selesai membaca surat Al-Jin tersebut. insya Allah Jin yang dimaksud akan datang menemui anda dan siap membantu segala macam kesulitan anda.

Selain itu ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan diantaranya :

(1) Apabila Jin tersebut datang dan duduk di hadapan anda lalu mengucapkan salam, maka jawablah salamnya dengan tenang dan tegas,

(2) Bersikaplah sopan terhadapnya dan jangan menyinggung perasaannya sebab biar bagaimana pun dia adalah raja Jin yang dihormati oleh golongan­nya,

(3) Dan katakan maksud dan tujuan anda bahwa anda ingin menjalin persahabatan/hubungan baik dengan­nya,

(4) Jangan sekali-kali anda takut dan gentar, menyambut kedatangannya. Sebab kalau anda takut, maka akan sia-­sia saja semua usaha anda,

(5) Kedatangannya sedikit menakutkan manusia tetapi sesungguhnya dia itu baik dan tidak membahayakan,

(6) Wujudnya adalah tubuhnya pendek tetapi besar dan tangannya panjang (wujud raja jin mukmin tersebut),

(7) Apabila anda takut dan gentar bahkan tidak dapat menjawab salamnya maka dia akan pergi begitu saja dari hadapan anda maka sia-sialah semuanya dan,

(8) Apabila telah selesai segala macam keperluan anda dengan raja jin tersebut, maka mintalah kepadanya.
http://nagapasha.blogspot.com

Berinteraksi dgn Jin

penulis Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf
Syariah Kajian Utama 04 - Mei - 2006 18:40:09

Jin memang diakui keberadaan dlm syariat. Sayang banyak masyarakat yg menyikapi dgn dibumbui klenik mistis. Bahkan belakangan tema jin dan alam ghaib menjadi salah satu komoditi yg menyesaki tayangan berbagai media.

Fenomena alam jin akhir-akhir ini menjadi topik yg ramai diperbincangkan dan hangat di bursa obrolan. Menggugah keinginan banyak orang utk mengetahui lbh jauh dan menyingkap tabir rahasia terlebih ketika mereka banyak disuguhi tayangan-tayangan televisi yg sok berbau alam ghaib. Lebih parah lagi pembahasan seputar itu tdk lepas dari pemahaman mistik yg menyesatkan dan membahayakan aqidah. Padahal alam ghaib jin dan sebagai merupakan perkara yg harus diimani keberadaan dgn benar.
Membahas topik seputar jin sendiri sejati sangatlah panjang. Sampai-sampai guru kami Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi rahimahullahu mengatakan: “Bila ada seseorang yg menulis tentu akan keluar menjadi sebuah buku seperti Bulughul Maram atau Riyadhus Shalihin dilihat dari sisi klasifikasi yg muslim dan yg kafir penguasaan jin dan setan serta godaan-godaan terhadap Bani Adam.”

Keagamaan Kaum Jin
Jin tdk jauh berbeda dgn Bani Adam. Di antara mereka ada yg shalih dan ada pula yg rusak lagi jahat. Seperti firman Allah Subhanahu wa Ta’ala menghikayatkan mereka:

وَأَنَّا مِنَّا الصَّالِحُوْنَ وَمِنَّا دُوْنَ ذَلِكَ كُنَّا طَرَائِقَ قِدَدًا

“Dan sesungguh di antara kami ada orang2 yg shalih dan di antara kami ada yg tdk demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yg berbeda-beda.”
Dalam ayat lain Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَأَنَّا مِنَّا الْمُسْلِمُوْنَ وَمِنَّا الْقَاسِطُوْنَ فَمَنْ أَسْلَمَ فَأُولَئِكَ تَحَرَّوْا رَشَدًا

“Dan sesungguh di antara kami ada orang2 yg taat dan ada orang2 yg menyimpang dari kebenaran.”
Di antara mereka ada yg kafir jahat dan perusak ada yg bodoh ada yg sunni ada golongan Syi’ah serta ada juga golongan sufi.
Diriwayatkan dari Al-A’masy beliau berkata: “Jin pernah datang menemuiku lalu kutanya: ‘Makanan apa yg kalian sukai?’ Dia menjawab: ‘Nasi.’ mk kubawakan nasi untuk dan aku melihat sesuap nasi diangkat sedang aku tdk melihat siapa-siapa. Kemudian aku bertanya: ‘Adakah di tengah-tengah kalian para pengikut hawa nafsu seperti yg ada di tengah-tengah kami?’ Dia menjawab: ‘Ya.’
‘Bagaimana keadaan golongan Rafidhah yg ada di tengah kalian?” tanyaku. Dia menjawab: ‘Merekalah yg paling jelek di antara kami’.”
Ibnu Katsir rahimahullahu berkata: “Aku perlihatkan sanad riwayat ini pada guru kami Al-Hafizh Abul Hajjaj Al-Mizzi dan beliau mengatakan: ‘Sanad riwayat ini shahih sampai Al-A’masy’.”

Mendakwahi Jin
Dakwah memiliki kedudukan yg sangat agung. Dakwah merupakan bagian dari kewajiban yg paling penting yg diemban kaum muslimin secara umum dan para ulama secara lbh khusus. Dakwah merupakan jalan para rasul di mana mereka merupakan teladan dlm persoalan yg besar ini.
Karena itulah Allah Subhanahu wa Ta’ala mewajibkan para ulama utk menerangkan kebenaran dgn dalil dan menyeru manusia kepadanya. Sehingga keterangan itu dapat mengeluarkan mereka dari gelap kebodohan dan mendorong mereka utk melaksanakan urusan dunia dan agama sesuai dgn apa yg telah diperintahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Dakwah yg diemban Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam adl dakwah yg universal tdk terbatas kepada kaum tertentu tetapi utk seluruh manusia. Bahkan kaum jin pun menjadi bagian dari sasaran dakwahnya.
Al-Qur`an telah mengabarkan kepada kita bahwa sekelompok kaum jin mendengarkan Al-Qur`an sebagaimana tertera dlm surat Al-Ahqaf ayat 29-32. Kemudian Allah menyuruh Nabi kita Shallallahu ‘alaihi wa sallam agar memberitahukan yg demikian itu. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

قُلْ أُوْحِيَ إِلَيَّ أَنَّهُ اسْتَمَعَ نَفَرٌ مِنَ الْجِنِّ فَقَالُوا إِنَّا سَمِعْنَا قُرْآنًا عَجَبًا

“Katakanlah : ‘Telah diwahyukan kepadaku bahwasanya: sekumpulan jin telah mendengarkan Al-Qur`an lalu mereka berkata: ‘Sesungguh kami telah mendengarkan Al-Qur`an yg menakjubkan’” dan seterusnya.
Tujuan dari itu semua adl agar manusia mengetahui ihwal kaum jin bahwa beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam diutus kepada segenap manusia dan jin. Di dlm terdapat petunjuk bagi manusia dan jin serta apa yg wajib bagi mereka yakni beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala Rasul-Nya dan hari akhir. Juga taat kepada Rasul-Nya dan larangan dari melakukan kesyirikan dgn jin.
Jika jin itu sebagai makhluk hidup berakal dan dibebani perintah dan larangan mk mereka akan mendapatkan pahala dan siksa. Bahkan krn Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun diutus kepada mereka mk wajib atas seorang muslim utk memberlakukan di tengah-tengah mereka seperti apa yg berlaku di tengah-tengah manusia berupa amar ma’ruf nahi mungkar dan berdakwah seperti yg telah disyariatkan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya. Juga seperti yg telah diserukan dan dilakukan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam atas mereka. Bila mereka menyakiti mk hadapilah serangan seperti saat membendung serangan manusia.
Mendakwahi kaum jin tidaklah mengharuskan seseorang utk terjun menyelami seluk-beluk alam dan kehidupan mereka serta bergaul langsung dengannya. Karena semua ini tidaklah diperintahkan. Sebab lewat majelis-majelis ta’lim dan kegiatan dakwah lain yg dilakukan di tengah-tengah manusia berarti juga telah mendakwahi mereka.
Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi rahimahullahu berkata: “Bisa jadi ada sebagian orang mengira bahwa para jin itu tdk menghadiri majelis-majelis ilmu. Ini adl sangkaan yg keliru. Padahal tdk ada yg dapat mencegah mereka utk menghadiri kecuali di antara ada yg mengganggu dan ada setan-setan.
Maka kita katakan:

وَقُلْ رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ. وَأَعُوْذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُوْنِ

“Ya Rabbku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan. Dan aku berlindung kepada Engkau ya Rabbku dari kedatangan mereka kepadaku.” (lihat Nashihatii li Ahlis Sunnah Minal Jin)

Adakah Rasul dari Kalangan Jin?
Para ulama berselisih pendapat tentang masalah ini apakah dari kalangan jin ada rasul ataukah rasul itu hanya dari kalangan manusia? Sementara Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

يَامَعْشَرَ الْجِنِّ وَاْلإِنْسِ أَلَمْ يَأْتِكُمْ رُسُلٌ مِنْكُمْ يَقُصُّوْنَ عَلَيْكُمْ آيَاتِي وَيُنْذِرُوْنَكُمْ لِقَاءَ يَوْمِكُمْ هَذَا قَالُوا شَهِدْنَا عَلَى أَنْفُسِنَا وَغَرَّتْهُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَشَهِدُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ أَنَّهُمْ كَانُوا كَافِرِيْنَ

“Wahai golongan jin dan manusia apakah belum datang kepadamu rasul-rasul dari golongan kamu sendiri yg menyampaikan kepadamu ayat-ayat-Ku dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuanmu dgn hari ini?” Mereka berkata: ‘Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri’. Kehidupan dunia telah menipu mereka dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri bahwa mereka adl orang2 yg kafir.”
Sebagian ulama berdalil dgn ayat ini utk menyatakan bahwa ada rasul dari kalangan jin. Juga berdalilkan dgn sebuah atsar dari Adh-Dhahhak ibnu Muzahim. Beliau mengatakan bahwa ada rasul dari kalangan jin. Yang berpendapat seperti ini di antara adl Muqatil dan Abu Sulaiman namun kedua tdk menyebutkan sandaran -nya. Yang benar wal ’ilmu ’indallah tdk ada rasul dari kalangan jin. Dan pendapat inilah yg para salaf dan khalaf berada di atasnya. Adapun atsar yg datang dari Adh-Dhahhak telah diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dlm Tafsir- . Namun di dlm sanad ada syaikh Ibnu Jarir yg bernama Ibnu Humaid yakni Muhammad bin Humaid Abu Abdillah Ar-Razi. Para ulama banyak membicarakan seperti Al-Imam Al-Bukhari telah berkata tentangnya: “Fihi nazhar .” Al-Imam Adz-Dzahabi rahimahullahu berkata: “Dia bersamaan dgn kedudukan sebagai imam adl mungkarul hadits pemilik riwayat yg aneh-aneh.” . Lebih lengkap silahkan pembaca merujuk kitab-kitab al-jarhu wa ta’dil.
Ibnu Katsir rahimahullahu berkata: “Tidak ada rasul dari kalangan jin seperti yg telah dinyatakan Mujahid dan Ibnu Juraij serta yg lain dari para ulama salaf dan khalaf. Adapun berdalil dgn ayat –yakni Al-An’am: 130– mk perlu diteliti ulang krn masih terdapat kemungkinan bukan merupakan sesuatu yg sharih . Sehingga kalimat ‘dari golongan kamu sendiri’ makna adl ‘dari salah satu golongan kamu’.”

Menikah dgn Jin
Menikah adl satu-satu cara terbaik utk mendapatkan keturunan. Karena itulah Allah Subhanahu wa Ta’ala mensyariatkan utk segenap hamba-hamba-Nya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَأَنْكِحُوا اْلأَيَامَى مِنْكُمْ وَالصَّالِحِيْنَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ

“Dan nikahkanlah orang2 yg sendirian di antara kamu dan orang2 yg layak dari hamba-hamba sahayamu yg perempuan.”
Kaum jin memiliki keturunan dan anak keturunan beranak-pinak sebagaimana manusia berketurunan dan anak keturunan beranak-pinak. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

أَفَتَتَّخِذُوْنَهُ وَذُرِّيَّتَهُ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُوْنِي وَهُمْ لَكُمْ عَدُوٌّ

“Patutkah kalian mengambil dia dan turunan-turunan sebagai pemimpin selain-Ku sedangkan mereka adl musuh kalian?”
Kalangan kaum jin itu ada yg berjenis laki2 dan ada juga perempuan sehingga utk mendapatkan keturunan merekapun saling menikah. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

لَمْ يَطْمِثْهُنَّ إِنْسٌ قَبْلَهُمْ وَلاَ جَانٌّ

“Tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka dan tdk pula oleh jin.”
Artha’ah Ibnul Mundzir rahimahullahu berkata: “Dhamrah ibnu Habib pernah ditanya: ‘Apakah jin akan masuk surga?’ Beliau menjawab: ‘Ya dan mereka pun menikah. Untuk jin yg laki2 akan mendapatkan jin yg perempuan dan utk manusia yg jenis laki2 akan mendapatkan yg jenis perempuan’.”
Termasuk kasih sayang Allah Subhanahu wa Ta’ala terhadap Bani Adam Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan utk mereka suami-suami atau istri-istri dari jenis mereka sendiri. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya. Dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang.”
Perkara ini yakni pernikahan antara manusia dgn manusia adl hal yg wajar lumrah dan sesuai tabiat krn ada rasa cinta dan kasih sayang di tengah-tengah mereka. Persoalan mungkinkah terjadi pernikahan antara manusia dgn jin atau sebalik jin dgn manusia?
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Pernikahan antara manusia dgn jin memang ada dan dapat menghasilkan anak. Peristiwa ini sering terjadi dan populer. Para ulama pun telah menyebutkannya. Namun kebanyakan para ulama tdk menyukai pernikahan dgn jin.” 1
Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi rahimahullahu mengatakan: “Para ulama telah berselisih pendapat tentang perkara ini sebagaimana dlm kitab Hayatul Hayawan karya Ad-Dimyari. Namun menurutku hal itu diperbolehkan yakni laki2 yg muslim menikahi jin wanita yg muslimah. Adapun firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepada-nya…”
maka –maknanya– ini adl anugrah yg terbesar di mana manusia yg jenis laki2 menikah dgn manusia yg jenis perempuan dan jin laki2 dgn jin perempuan.
Tetapi jika seorang laki2 dari kalangan manusia menikah dgn seorang perempuan dari kalangan jin mk kita tdk memiliki alasan dari syariat yg dapat mencegahnya. Demikian juga sebaliknya. Ha saja Al-Imam Malik rahimahullahu tdk menyukai bila seorang wanita terlihat dlm keadaan hamil lalu dia ditanya: “Siapa suamimu?” Dia menjawab: “Suamiku dari jenis jin.”
Saya katakan: “Memungkinkan sekali fenomena yg seperti ini membuka peluang terjadi perzinaan dan kenistaan.”

Meminta Bantuan Jin
Sangat rasional dan amatlah sesuai dgn fitrah bila yg lemah meminta bantuan kepada yg kuat dan yg kekurangan meminta bantuan kepada yg serba kecukupan.
Manusia lbh mulia dan lbh tinggi kedudukan daripada jin. Sehingga sangatlah jelek dan tercela bila manusia meminta bantuan kepada jin. Selain itu bila ternyata yg dimintai bantuan adl setan mk secara perlahan setan itu akan menyuruh kepada kemaksiatan dan penyelisihan terhadap agama Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَأَنَّهُ كَانَ رِجَالٌ مِنَ اْلإِنْسِ يَعُوْذُوْنَ بِرِجَالٍ مِنَ الْجِنِّ فَزَادُوْهُمْ رَهَقًا

“Dan bahwasa ada beberapa orang laki2 di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki2 di antara jin. mk jin-jin itu menambah ketakutan bagi mereka.”
Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata: “Ada sekelompok orang dari kalangan manusia yg menyembah beberapa dari kalangan jin lalu para jin itu masuk Islam. Sementara sekelompok manusia yg menyembah itu tdk mengetahui keislaman mereka tetap menyembah sehingga Allah Subhanahu wa Ta’ala mencela mereka.”
Jin tdk mengetahui perkara yg ghaib dan tdk punya kekuatan utk memberikan kemudharatan tdk pula mendatangkan kemanfaatan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

فَلَمَّا قَضَيْنَا عَلَيْهِ الْمَوْتَ مَا دَلَّهُمْ عَلَى مَوْتِهِ إِلاَّ دَابَّةُ اْلأَرْضِ تَأْكُلُ مِنْسَأَتَهُ فَلَمَّا خَرَّ تَبَيَّنَتِ الْجِنُّ أَنْ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُوْنَ الْغَيْبَ مَا لَبِثُوا فِي الْعَذَابِ الْمُهِيْنِ

“Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman tdk ada yg menunjukkan kematian itu kepada mereka kecuali rayap yg memakan tongkatnya. mk tatkala ia telah tersungkur tahulah jin itu bahwa kalau mereka mengetahui yg ghaib tentulah mereka tdk tetap dlm siksa yg menghinakan.”
Jin tdk memiliki kemampuan utk menolak mudharat atau memindahkannya. Jin tdk bisa mentransfer penyakit dari tubuh manusia ke dlm tubuh binatang. Demikian pula manusia tdk punya kemampuan utk itu. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَمَا كَانَ لَهُ عَلَيْهِمْ مِنْ سُلْطَانٍ إِلاَّ لِنَعْلَمَ مَنْ يُؤْمِنُ بِاْلآخِرَةِ مِمَّنْ هُوَ مِنْهَا فِي شَكٍّ وَرَبُّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ حَفِيْظٌ. قُلِ ادْعُوا الَّذِيْنَ زَعَمْتُمْ مِنْ دُوْنِ اللهِ لاَ يَمْلِكُوْنَ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ فِي السَّمَوَاتِ وَلاَ فِي اْلأَرْضِ وَمَا لَهُمْ فِيْهِمَا مِنْ شِرْكٍ وَمَا لَهُ مِنْهُمْ مِنْ ظَهِيْرٍ

“Dan tdk adl kekuasaan Iblis terhadap mereka melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yg beriman kepada ada kehidupan akhirat dari siapa yg ragu-ragu tentang itu. Dan Rabbmu Maha Memelihara segala sesuatu. Katakanlah: ‘Serulah mereka yg kamu anggap selain Allah mereka tdk memiliki seberat zarrahpun di langit dan di bumi. Dan mereka tdk mempunyai suatu sahampun dlm langit dan bumi dan sekali-kali tdk ada di antara mereka yg menjadi pembantu bagi-Nya’.”

Gangguan Jin
Secara umum gangguan jin merupakan sesuatu yg tdk diragukan lagi keberadaan baik menurut pemberitaan Al-Qur`an As-Sunnah maupun ijma’. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللهِ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

“Dan jika setan mengganggumu dgn suatu gangguan mk mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguh Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ الشَّيْطَانَ عَرَضَ لِي فَشَدَّ عَلَيَّ لِيَقْطَعَ الصَّلاَةَ عَلَيَّ فَأَمْكَنَنِي اللهُ مِنْهُ فَذَعَتُّهُ وَلَقَدْ هَمَمْتُ أَنْ أُوْثِقَهُ إِلَى سَارِيَةٍ حَتَّى تُصْبِحُوا فَتَنْظُرُوا إِلَيْهِ فَذَكَرْتُ قَوْلَ سُلَيْمَانَ عَلَيْهِ السَّلاَم: رَبِّ هَبْ لِي مُلْكًا لاَ يَنْبَغِي لأَحَدٍ مِنْ بَعْدِي. فَرَدَّهُ اللهُ خَاسِيًا

“Sesungguh setan menampakkan diri di hadapanku utk memutus shalatku. Namun Allah memberikan kekuasaan kepadaku utk menghadapinya. mk aku pun membiarkannya. Sebenar aku ingin mengikat di sebuah tiang hingga kalian dapat menontonnya. Tapi aku teringat perkataan saudaraku Sulaiman ‘alaihissalam: ‘Ya Rabbi anugerahkanlah kepadaku kerajaan yg tdk dimiliki seorang pun sesudahku’. mk Allah mengusir dlm keadaan hina.”
Suatu ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sedang mendirikan shalat lalu didatangi setan. Beliau memegang dan mencekiknya. Beliau bersabda:

حَتَّى إِنِّي لأَجِدُ بَرْدَ لِسَانِهِ فِي يَدَيَّ

“Hingga tanganku dapat merasakan lidah yg dingin yg menjulur di antara dua jariku: ibu jari dan yg setelahnya.”
Diriwayatkan dari ‘Utsman bin Abil ‘Ash radhiallahu ‘anhu ia berkata:

يَا رَسُوْلَ اللهِ إِنَّ الشَّيْطَانَ قَدْ حَالَ بَيْنِي وَبَيْنَ صَلاَتِي وَقِرَاءَتِي يَلْبِسُهَا عَلَيَّ. فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ذَاكَ شَيْطَانٌ يُقَالُ لَهُ خَنْزَبٌ فَإِذَا أَحْسَسْتَهُ فَتَعَوَّذْ بِاللهِ مِنْهُ وَاتْفِلْ عَلَى يَسَارِكَ ثَلاَثًا. قَالَ: فَفَعَلْتُ ذَلِكَ فَأَذْهَبَهُ اللهُ عَنِّي

“Wahai Rasulullah setan telah menjadi penghalang antara diriku dan shalatku serta bacaanku.” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Itulah setan yg bernama Khanzab. Jika engkau merasakan mk berlindunglah kepada Allah dari dan meludahlah ke arah kiri tiga kali.” Aku pun melakukan dan Allah telah mengusir dari sisiku.
Gangguan jin juga bisa berupa masuk jin ke dlm tubuh manusia yg diistilahkan orang sekarang dgn kesurupan atau kerasukan.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Keberadaan jin merupakan perkara yg benar menurut Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya serta kesepakatan salaful ummah dan para imamnya. Demikian pula masuk jin ke dlm tubuh manusia adl perkara yg benar dgn kesepakatan para imam Ahlus Sunnah wal Jamaah. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

الَّذِيْنَ يَأْكُلُوْنَ الرِّبَا لاَ يَقُوْمُوْنَ إِلاَّ كَمَا يَقُوْمُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ

“orang2 yg makan riba tdk dapat berdiri melainkan seperti berdiri orang yg kemasukan setan lantaran penyakit gila.”
Dan dlm hadits yg shahih dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

إِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِي مِنِ ابْنِ آدَمَ مَجْرَى الدَّمِ

“Sesungguh setan itu berjalan di dlm diri anak Adam melalui aliran darah.”
Tidak ada imam kaum muslimin yg mengingkari masuk jin ke dlm tubuh orang yg kesurupan. Siapa yg mengingkari dan menyatakan bahwa syariat telah mendustakan berarti dia telah mendustakan syariat itu sendiri. Tidak ada dalil-dalil syar’i yg menolaknya.”
Ibnul Qayyim juga telah panjang lebar menerangkan masalah ini.

Golongan yg Mengingkari Masuk Jin ke dlm Tubuh Manusia
a. Kaum orientalis musuh-musuh Islam yg tdk percaya kecuali kepada hal-hal yg bisa diraba panca indra.
b. Para ahli filsafat dan antek-antek mereka mengingkari keberadaan jin. mk secara otomatis merekapun mengingkari merasuk jin ke dlm tubuh manusia.
c. Kaum Mu’tazilah mereka mengakui ada jin tetapi menolak masuk jin ke dlm tubuh manusia.
d. Prof. Dr. ‘Ali Ath-Thanthawi guru besar Universitas Al-Azhar Kairo. Ia mengingkari dan mendustakan terjadi kesurupan krn jin dan menganggap hal itu hanyalah sesuatu yg direkayasa
e. Dr. Muhammad Irfan. dlm surat kabar An-Nadwah tanggal 14/10/1407 H menyatakan bahwa: “Masuk jin ke dlm tubuh manusia dan bicara jin lewat lisan manusia adl pemahaman ilmiah yg salah 100%.”
f. Persatuan Islam . dlm Harian Pikiran Rakyat tanggal 5 September 2005 mengeluarkan beberapa pernyataan yg diwakili Dewan Hisbah sebagai berikut: “Poin 7 …Tidak ada kesurupan jin keyakinan dan pengobatan kesurupan jin adl dusta dan syirik.”
Semua pengingkaran atas kemampuan masuk jin ke dlm tubuh manusia adl batil. Ha terlahir dari sedikit ilmu akan perkara-perkara yg syar’i dan terhadap apa yg ditetapkan ahlul ilmi dari kalangan Ahlus Sunnah Wal Jamaah. Abdullah bin Ahmad bin Hambal berkata: “Aku pernah berkata pada ayahku: ‘Sesungguh ada sekumpulan kaum yg berkata bahwa jin tdk dapat masuk ke tubuh manusia yg kerasukan.’ mk ayahku berkata: ‘Wahai anakku tdk benar. Mereka itu berdusta. Bahkan jin dapat berbicara lewat lidahnya’.”
Berikut ini pernyataan para mufassir berkenaan dgn firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

الَّذِيْنَ يَأْكُلُوْنَ الرِّبَا لاَ يَقُوْمُوْنَ إِلاَّ كَمَا يَقُوْمُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ

“orang2 yg makan riba tdk dapat berdiri melainkan seperti berdiri orang yg kemasukan setan lantaran penyakit gila.”
 Al-Imam Ibnu Jarir Ath-Thabari rahimahullahu mengatakan: “Yakni bahwa orang2 yg menjalankan praktek riba ketika di dunia mk pada hari kiamat nanti akan bangkit dari dlm kubur seperti bangkit orang yg kesurupan setan yg dirusak akal di dunia. Orang itu seakan kerasukan setan sehingga menjadi seperti orang gila.”
 Al-Imam Al-Qurthubi rahimahullahu menegaskan: “Ayat ini adl argumen yg mementahkan pendapat orang yg mengingkari ada kesurupan jin dan menganggap yg terjadi hanyalah faktor proses alamiah dlm tubuh manusia serta bahwa setan sama sekali tdk dapat merasuki manusia.”
 Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullahu berkata: “Yakni mereka tdk akan bangkit dari kubur pada hari kiamat melainkan seperti bangkit orang yg kesurupan setan saat setan itu merasukinya.”
Penyebab Kesurupan
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu menjelaskan bahwa masuk jin pada tubuh manusia bisa jadi krn dorongan syahwat hawa nafsu dan rasa cinta kepada manusia sebagaimana yg terjadi antara manusia satu sama lainnya. Terkadang -atau bahkan mayoritasnya- juga krn dendam dan kemarahan atas apa yg dilakukan sebagian manusia seperti buang air kecil menuangkan air panas yg mengenai sebagian mereka serta membunuh sebagian mereka meskipun manusia tdk mengetahuinya.
Kalangan jin juga banyak melakukan kedzaliman dan banyak pula yg bodoh sehingga mereka melakukan pembalasan di luar batas. Masuk jin ke tubuh manusia terkadang disebabkan keisengan sebagian mereka dan tindakan jahat yg dilakukannya.
Bagaimana kita menghindari gangguan-gangguan itu?
Ibnu Taimiyah rahimahullahu menjelaskan: “Adapun orang yg melawan permusuhan jin dgn cara yg adil sebagaimana Allah dan Rasul-Nya perintahkan mk dia tdk mendzalimi jin. Bahkan ia taat kepada Allah dan Rasul-Nya dlm menolong orang yg terdzalimi membantu orang yg kesusahan dan menghilangkan musibah dari orang yg tertimpa dgn cara yg syar’i dan tdk mengandung syirik serta tdk mengandung kedzaliman terhadap makhluk. Yang seperti ini jin tdk akan mengganggu mungkin krn jin tahu bahwa dia orang yg adil atau krn jin tdk mampu mengganggunya. Tapi bila jin itu dari kalangan yg sangat jahat bisa jadi dia tetap mengganggu tetapi dia lemah. Untuk yg seperti ini semesti ia melindungi diri dgn membaca ayat Kursi Al-Falaq An-Nas shalat berdoa dan semacam itu yg bisa menguatkan iman dan menjauhkan dari dosa-dosa..”
Pembaca demikian yg dapat kami paparkan di sini mudah-mudahan dapat mewakili apa yg belum lengkap penjelasannya.
Wal’ilmu ’indallah.

1 Di antara ulama yg berpendapat terlarang hal itu adl Asy-Syaikh Muhammad Al-Amin Asy-Syinqithi rahimahullahu. Beliau mengatakan: “Saya tdk mengetahui dlm Kitabullah maupun Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ada dalil yg menunjukkan boleh pernikahan antara manusia dan jin. Bahkan yg bisa dijadikan pendukung dari dzahir ayat adl tdk boleh hal itu.”
Badruddin Asy-Syibli dlm buku Akamul Mirjan mengemukakan bahwa sekelompok tabi’in membenci pernikahan jin dgn manusia. Di antara mereka adl Al-Hasan Qatadah Az-Zuhri Hajjaj bin Arthah demikian pula sejumlah ulama Hanafiyah.

Sumber: www.asysyariah.com